LAPORAN BIMBINGAN KELOMPOK
DOSEN: Eka Heriyani M.Pd, Kons
Disusun Oleh :
DYAH EKO SUSILOWATI
1301015040
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA
JAKARTA
2015
- RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK
RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING
1.
Sekolah :
MTSN 06 JAKARTA TIMUR
2.
Kelas/semester : IX/Ganjil
3.
Tahun
Ajaran : 2015/2016
4.
Alokasi
Waktu : 1x45 menit
5.
SKKPD : Landasan perilaku etis
6. Nilai Karakter : Rasa Ingin Tahu, Bersahabat/Komunikatif, Gemar Membaca, Peduli Sosial, Kreatif dan Toleransi
6. Nilai Karakter : Rasa Ingin Tahu, Bersahabat/Komunikatif, Gemar Membaca, Peduli Sosial, Kreatif dan Toleransi
7.
Topik/ Judul Layanan : Jejaring
Sosial*)
8.
Bidang Bimbingan : Sosial
9.
Format Layanan : Kelompok
10. Jenis Layanan : Layanan Bimbingan Kelompok
11. Fungsi Layanan : Pemahaman, Pencegahan, dan Pengembangan.
12. Metode : Diskusi kelompok.
13. Tujuan Umum : Siswa/ Anggota kelompok dapat memahami Jejaring Sosial melalui penyampaian gagasan dalam kedinamisan kelompok.
14. Tujuan Khusus : Siswa mampu memanfaatkan Jejaring Sosial secara bijak agar terhindar dari perilaku-perilaku negatif.
13. Tujuan Umum : Siswa/ Anggota kelompok dapat memahami Jejaring Sosial melalui penyampaian gagasan dalam kedinamisan kelompok.
14. Tujuan Khusus : Siswa mampu memanfaatkan Jejaring Sosial secara bijak agar terhindar dari perilaku-perilaku negatif.
15. Alat/
Media : Dinamika kelompok
16. Kegiatan Layanan :
Tahap
|
Kegiatan
|
Strategi/ Teknik
|
Waktu
|
||
1.
Pembentukan
|
1. Pimpinan Kelompok (PK) memberikan salam
kepada siswa.
2. PK menyapa dan membentuk rapport dengan
peserta didik.
3. PK mengucapkan terimakasih atas kesedian mengikuti Bimbingan Kelompok
(BKp).
4. PK memimpin untuk berdoa.
5. PK mengeksplorasi pemahaman anggota kelompok tentang
BKp.
6. PK menjelaskan tentang aturan selama BKp.
7. PK membimbing kelompok untuk saling memperkenalkan diri.
8. PK memperkuat keterikatan dan komitmen kelompok
dengan gaming (Game terlampir).
|
Eksplorasi, game, diskusi.
|
5 Menit
|
||
2.
Peralihan
|
1. PK menjelaskan tentang pengambilan topik (Tugas/ Bebas).
2. PK mencoba mengeksplorasi tentang pemahaman awal
kelompok tentang jejaring sosial.
3. PK mencoba mengajak kelompok memaparkan manfaat yang
mungkin diambil dari jejaring sosial dikalangan pelajar (urgensi pembahasan).
|
Eksplorasi, diskusi,
dinamika kelompok.
|
5 menit.
|
||
3. Kegiatan.
|
1. PK mengeksplorasi secara mendalam tentang jejaring
sosial.
2. PK menggali pengetahuan kelompok tentang apa itu
jejaring sosial.
3. PK mengksplorasi tentang macam-macam jejaring
sosial.
4. PK mengeksplorasi kelompok tentang dampak positif
dari jejaring sosial.
5. PK mengeksplorasi kelompok tentang dampak negatif
dari jejaring sosial.
6. PK mengeksplorasi kelompok tentang cara penggunaan jejaring
Sosial secara bijak.
|
Eksplorasi, diskusi,
dinamika kelompok.
|
25 Menit.
|
||
4. Penyimpulan.
|
1. PK mengajak kelompok untuk menyimpulkan topik yang
sudah dibahas.
2. PK menguatkan kelompok untuk mampu berkomitmen
menggunakan jejaring sosial secara bijak (Reinforcement).
3. PK memberi kesempatan kelompok untuk menyampaikan
manfaat pembahasan topik dan manfaat mengikuti BKp.
|
Eksplorasi, diskusi,
ikhtisar, dinamika kelompok.
|
5
menit.
|
||
5. Pengakhiran
|
1. PK mengucapkan terima
kasih karena konseli telah aktif dalam mengikuti kegiatan.
2. PK
mengajak kelompok untuk merencanakan BKp selanjutnya.
3.
PK
menutup dengan salam hangat perpisahan.
|
Penguatan, dan penerimaan.
|
5
Menit.
|
18. Rencana
Penilaian/Evaluasi:
1. Penilaian Proses : dilaksanakan pada saat pemberian layanan
berlangsung dengan cara mengamati keaktifan, kesungguhan dan keantusiasan siswa
dalam menerima layanan yang diberikan.
2.
Penilaian Hasil : dilaksanakan setelah kegiatan pemberian
layanan selesai dilaksanakan dengan cara :
a. Laiseg :
memberikan format
laiseg yang harus diisi oleh siswa tentang pemahaman layanan yang sudah
diberikan (langsung
setelah memberikan layanan).
b. Laijapen : mengevaluasi sejauh mana siswa dapat
mengaplikasikan (setelah siswa melaksanakan layanan).
c. Laijapang : mengevaluasi sejauh mana siswa
benar-benar konsisten dalam melaksanakan layanan bimbingan (jangka panjang).
19. Tindak
Lanjut : apabila peserta didik belum mencapai
tujuan secara optimal/gagal dalam mengatasi masalah/ maka konselor akan
mengadakan konseling individu lanjutan.
20. Keterkaitan
Layanan dengan Jenis Layanan / Kegiatan Pendukung : -
21. Catatan
Khusus : -
Jakarta,
13 Desember 2015
Mengetahui,
Dosen Pembimbing Mahasiswa BK
Eka Heriyani M.Pd, Kons Dyah Eko
Susilowati
Catatan :
*) Materi / topik pembahasan dilampirkan
terlampir.
- PENGERTIAN
JEJARING SOSIAL
Jejaring sosial adalah
suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah
individu atau organisasi) yang dijalin dengan satu atau lebih tipe relasi
spesifik seperti nilai, visi, ide, teman dll.
Analisis jaringan
jejaring sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul
adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar
aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian
dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan jejaring sosial
beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan
memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan
organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.
Dalam bentuk yang paling
sederhana, suatu jaringan jejaring sosial adalah peta semua ikatan yang relevan
antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk
menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam
diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai
garis penghubungnya.
- MACAM-MACAM
JEJARING SOSIAL
Macam-macam
jejaring sosial diantaranya:
- Facebook
- Twitter
- Google+
- Instagram
- Tumblr
- Pinterest
- Path
- Myspace
- Wechat
- Line
- MANFAAT
JEJARING SOSIAL
o Dapat
memiliki banyak teman.
o Bertemu
teman lama.
o Berbagi
Informasi.
o Tempat
curhat (galau).
o Menyalurkan
hobi menulis.
o Sarana
promosi.
o Menghindari
Stress
- DAMPAK
JEJARING SOSIAL
o Tidak
peduli dengan sekitarnya.
o Kurangnya
sosialisasi dengan lingkungan.
o Menghamburkan
uang dan pulsa.
o Menganggu
kesehatan mata.
o Berkurangnya
waktu belajar.
o Kurangnya
perhatian untuk keluarga.
o Tersebarnya
data pribadi.
o Mudah
menemukan hal pornografi.
o Rawan
terjadinya perselisihan ataupun kesalah pahaman (menyindir).
o Sering
terjadinya penipuan.
o Lupa
beribadah.
- UPAYA
MEMANFAATKAN JEJARING SOSIAL SECARA BIJAK
o Harus
pandai mengatur waktu, kapan waktu belajar dan kapan waktu bersenang-senang.
o Menghargai
orang lain, jangan menyindir atau menjelekkan orang lain di jejaring sosial.
o Harus
mengetahui fungsi jejaring sosial yang digunakan.
o Membatasi
membuka jejaring sosial sebisa mungkin.
Ice
Breaking:
Tepuk Bim Bam
Cara Permainan: Jika PK mengatakan
bim maka AK tepuk tangan satu kali. Jika PK mengatakan bam maka AK petik jari. Jika
PK mengatakan pitty maka AK menepuk paha satu kali. Dilakukan dengan irama dan
gerakan cepat.
- LAPORAN KEGIATAN BIMBINGAN KELOMPOK
1.
Tempat pelaksanaan : MTSN 06 JAKARTA TIMUR
2.
Hari/tanggal pelaksanaan : Senin, 14
Desember 2015
3.
Pukul/waktu : 11.15- selesai.
4.
Jumlah anggota kelompok
8 AK, terdiri dari :
1.
SES
2.
ODP
3.
DAH
4.
SI
5.
FNA
6.
NB
7.
IMN
8.
DLZ
5.
Pimpinan kelompok : Dyah Eko Susilowati
6. Latar belakang pemilihan AK : PK memilih AK didasarkan pada rekomendasi dari guru BK.
Sebelum memulai kegiatan bimbingan kelompok, PK mengkomunikasikan dengan guru
BK mengenai topik yang akan dibahas dalam kegiatan bimbingan kelompok yang akan
dilaksanakan. Dari topik tersebut maka guru BK menetapkan 8 AK yang sesuai
untuk membahas topik tersebut.
7.
Tahap pelaksanaan.
1.
Tahap pembentukan.
a.
Menerima secara terbuka dan mengucapkan terima kasih
atas kehadiran dan kesediaan anggota kelompok melaksanakan kegiatan.
b.
Berdo’a.
c.
PK menjelaskan pengertian bimbingan kelompok.
d.
PK menjelaskan tujuan bimbingan kelompok.
e.
PK menjelaskan cara pelaksanaan dalam bimbingan
kelompok.
f.
PK menjelaskan asas-asas bimbingan kelompok.
g.
Perkenalan antara anggota kelompok dengan menyebut
nama, dimulai dari PK dan dilanjutkan oleh anggota kelompok.
h.
Untuk mengakrabkan antara anggota kelompok dilakukan
permainan/rangkaian nama.
2.
Tahap peralihan.
a.
Menjelaskan kembali dengan ringkas cara pelaksanaan
kegiatan serta menekankan asas-asas dalam pelaksanaan bimbingan kelompok.
b.
Melaksanakan tanya jawab untuk memastikan kesiapan
anggota kelompok untuk menjalani kegiatan pada tahap selanjutnya (tahap ke
tiga).
c.
Mengenali suasana hati dan pikiran masing-masing
anggota kelompok untuk mengetahui kesiapan mereka memasuki tahap ke tiga.
d.
Memberikan contoh topik bahasan yang dikemukakan dan
dibahas dalam kelompok.
3.
Tahap kegiatan.
a.
PK menjelaskan pentingnya topik tersebut untuk dibahas
dalam kelompok.
b.
Tanya jawab tentang topik yang dikemukakan PK.
c.
PK mengaktualisasikan topik ini sesuai dengan keadaan
sekarang.
d.
Selingan (ice breaking).
e.
Membahas topik secara tuntas.
f.
Menegaskan komitmen para anggota (apa yang dilakukan
berkenaan dengan topik yang telah dibahas).
4.
Tahap pengakhiran.
a.
Anggota kelompok mengemukakan pesan, kesan, dan
menilai kemajuan yang dicapai masing-masing.
b.
Pembahasan kegiatan lanjutan.
c.
Berdo’a.
d.
Perpisahan.
8.
Topik bahasannya : Jejaring Sosial
9.
Suasana kegiatan :
suasana kegiatan kondusif, tetapi sedikit sulit untuk membuat AK seluruhnya aktif
dalam mengemukakan pendapat.
10. Kesan dan pesan yang
didapatkan
1.
AK (ODP) :
Iya di bimbingan kelompok ini kita dapat informasi dan ilmu yang lebih banyak,
lebih luas terus bisa mengeluarkan pendapat.
2. AK (DAH) : Lebih mengetahui lagi dampak negatif dari internet terus kita juga sudah mempelajari cara bijak menggunakan internet.
2. AK (DAH) : Lebih mengetahui lagi dampak negatif dari internet terus kita juga sudah mempelajari cara bijak menggunakan internet.
3. AK (IMN) :
Kalo ikut bimbingan ini ya seru sih karena selain kita dapat informasi yang
penting kita dapat saling mengeluarkan pendapat dan tadi seru juga (ice
breaking) jadi ga bosen-bosen banget.
11. Tindak lanjut : Berdasarkan
kesan positif yang telah dikemukakan AK maka layanan Bimbingan Kelompok ini
akan ditetapkan menjadi agenda rutin setiap 2 minggu sekali dengan topik yang
berbeda dan lebih menarik.
12. Catatan Khusus : -
Jakarta, 29 Desember 2015
Mahasiswa
Dyah
Eko Susilowati
- DIALOG KEGIATAN
BIMBINGAN KELOMPOK
1.
Tahap Pembentukan.
PK : “Assalamu’alaikum wr,wb.”
AK : “(Serempak) Waalaikumsalam wr,wb.”
PK :
“Iya sebelumnya kakak mengucapkan terima kasih karena kalian telah bersedia
untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Kelompok pada pagi hari ini. Nah sebelumnya
agar kegiatan Bimbingan Kelompok ini dapat berjalan dengan lancar dan agar kita
dapat memperoleh manfaat. Maka alangkah baiknya kita berdo’a dulu. Berdo’a
mulai… selesai. Iya sebelumnya adik-adik apakah sudah ada yang pernah mengikuti
kegiatan Bimbingan Kelompok?”
AK : “Belum..”
PK :
“Belum ya? Iya kakak jelaskan terlebih dahulu ya? Jadi Bimbingan Kelompok
adalah salah satu layanan dari Bimbingan dan Konseling yang diberikan kepada
sejumlah orang/sekelompok orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok yang
tujuannya untuk memperoleh pemahaman baru dan informasi dari berbagai macam
aspek kehidupan. Nah tujuan dari diadakannya Bimbingan Kelompok ini yang
pertama, untuk memperoleh informasi dan pemahaman baru. Yang kedua, untuk
meningkatkan potensi adik-adik sekalian. Jadi disini adik-adik bisa
meningkatkan potensinya dengan berani berbicara di muka umum. Lalu disini nanti
dalam proses pelaksanaannya adik-adik secara sukarela menyampaikan pendapatnya
mengenai topik yang dibahas nanti. Lalu tidak perlu dibujuk terlebih dahulu.
Secara terbuka menyampaikan pendapatnya, menyampaikan pengalamannya, apa yang
dirasakan, apa yang difikirkan nah dan jika nanti di pertengahan diskusi kita
dapatkan ada cerita pribadi atau permasalahan pribadi maka kita harus
merahasiakannya dan tidak dibocorkan kepada pihak lain. nah cara pelaksanaannya
seperti ini ya. Jadi letter u dengan tujuan jika salah satu dari adik-adik
menyampaikan pendapatnya maka akan dapat langsung direspon oleh yang lain. Oh
iya kita belum berkenalan terlebih dahulu ya? Untuk memperkenalkan diri agar
lebih akrab alangkah baiknya kita memperkenalkan diri terlebih dahulu. Caranya
yaitu nanti adik-adik sebutkan nama dan hobinya. Dimulai dari saya. Nama kakak
Dyah Eko Susilowati, hobinya membaca. Iya silahkan yang lain.”
AK1 :
“Nama saya SES hobi saya menulis.”
AK2 : “Nama saya ODP hobi saya
menyanyi.”
AK3 : “Nama saya DAH hobi saya
menggambar.”
AK4 : “Nama saya SI hobi saya memasak.”
AK5 : “Nama saya FNA hobi saya bermain.”
AK6 : “Nama saya NB hobi saya menyanyi.”
AK7 : “Nama saya IMN hobi saya berteater
dan menari.”
AK8 : “Nama saya DLZ hobi saya ngeboy.”
PK :
“Nah kita sudah saling mengenal satu sama lain tapi untuk lebih mengakrabkan
diri kakak punya permainan nih. Yaitu permainan rangkaian nama. Contoh dari permainan
rangkaian nama itu S menyebutkan nama terlebih dahulu lalu O. Nah nanti S
ngomong S. O bilang S baru O. Lalu selanjutnya seperti itu. bisa? Mengerti?
Dimulai dari sebelah sini.”
AK8 : “D.”
AK7 : “D, I.”
AK6 : “D, I, W.”
AK5 : “D, I, W, F.”
AK4 : “D, I, W, F, S.”
AK3 : “D, I, W, F, S, F.”
AK2 : “D, I, W, F, S, F, O.”
AK1 : “D, I, W, F, S, F, O, S.”
2.
Tahap Peralihan.
PK :
“Ya kita sudah saling mengenal ya. Sudah saling berkenalan kan. Sebelum kakak
masuk ke tahap selanjutnya, kakak tegaskan lagi asasnya yaitu nanti di
diskusinya kalian tidak perlu ditunjuk terlebih dahulu menyampaikan pendapatnya
secara sukarela lalu secara terbuka menyampaikan perasaan dan apa yang
difikirkan terkait topik yang dibahas lalu nanti jika terdapat permasalahan
pribadi maka kita harus merahasiakannya dan tidak disebarkan kepada pihak lain.
nah nanti saat pelaksanaannya sebelum adik-adik menyampaikan pendapat harus
mengacungkan tangan terlebih dahulu supaya kita kondusif ya.. apakah sudah siap
untuk mengikuti tahap selanjutnya?”
AK :
“Siap”
PK : “Bimbingan Kelompok
ini yang dibahas itu merupakan topik-topik yang sifatnya umum seperti bullying,
merokok atau seks bebas yang seperti itu.
3. Tahap Kegiatan.
PK :
Nah tapi kali ini kakak sudah menyiapkan topik yang akan kita bahas yaitu
tentang jejaring sosial/sosial media. Kenapa kakak mengangkat tema ini karena
jaman sekarang kita melihat ya banyak anak-anak muda yang menyalahgunakan
pemakaian jejaring sosial. Jejaring sosial sekarang lebih dimanfaatkan untuk
membully atau menyindir itu merupakan tindakan yang tidak baik maka kakak
berinisiatif untuk mengambil tema ini. Nah sebelumnya kakak mau nanya dulu nih.
Apa sih pengetahuan kalian tentang jejaring sosial atau sosial media itu?
pengertiannya? Ayo gapapa ga usah malu-malu.”
AK1 : “Untuk berkomunikasi dengan orang
lain.”
AK2 :
“Untuk mencari materi-materi mata pelajaran.”
PK : “Yang lain? jejaring sosial apa
pengertiannya?”
AK7 : “Untuk mencari informasi dan
saling berkomunikasi.”
PK :
“Sudah? Jejaring Sosial adalah sebuah media yang digunakan untuk alat
berkomunikasi dengan menggunakan internet. Lalu macam-macam jejaring sosial
yang adik-adik ketahui?”
AK4 : “Line, chat, bbm, watsapp.”
PK :
“Iya bagus sekali. Lalu yang lain? masing-masing dari kalian punya jejaring
sosial apa?”
AK1 : “Sudah disebutin.”
PK : “Gapapa .. ayo..”
AK1 : “Facebook, twitter, instagram,
bbm, line.”
PK :
“Nah jadi macam-macam Jejaring Sosial itu ada facebook, line, bbm, twitter,
tumblr, blog, dan macam-macam lagi. Path juga ya. Apa sih manfaat dari kita
menggunakan Jejaring Sosial?”
PK : “(AK1 menunjuk tangan) iya S?”
AK1 :
“Untuk berkomunikasi dengan orang lain, untuk mendapatkan info yang ada di luar
sana.”
PK : “Iya untuk memperoleh informasi.”
AK4 :
“Kalo manfaat yang baik itu kita bisa mencari ilmu pengetahuan terus bisa juga
cari-cari usaha.”
PK :
“Oh bagus. Jadi jejaring sosial itu bisa untuk belajar dan untuk jualan ya?
Olshop?”
PK : “Lalu yang lain?”
AK8 :
“Ada beberapa aplikasi yang mempermudah kita untuk mendapatkan informasi dan
ilmu baru.”
PK : “Hmm. Seperti blog gitu ya?”
AK8 : “Iya.”
PK :
“Bagus sekali. Mungkin yang belum menyampaikan pendapatnya? Apa tidak ada yang
menambahkan? Sudah? Iya jadi manfaat dari jejaring sosial/sosial media adalah
untuk memperoleh informasi lalu juga untuk berdagang berjualan disana. Lalu
juga untuk mengekspresikan diri kan kita bisa mengekspresikan diri lewat
instagram misalnya dengan memasukkan foto. Trus banyak yaa manfaat-manfaat yang
lain. lalu selain manfaat yang kita dapatkan. Dampak dari penggunaan sosial
media?”
AK3 :
“Jadi lebih jauh dari saudara bisa juga karena aplikasi yang digunain.”
PK : “He’em bagus sekali jadi lebih
bersifat menyendiri gitu ya?”
AK7 :
“Jejaring sosial itu membuat kita jadi menarik iri, tidak percaya diri, tidak
berani ngomong cas cis cus langsung berani nya cuma di medsos.”
PK :
“Oh iya jadi jejaring sosial membuat kita lebih nyaman dengan media elektronik
dari pada berkomunikasi langsung.”
AK7 :
“Kayak anti sosial gitu.”
PK :
“Iya anti sosial.”
AK :
“Menganggu belajar, bermain sosmed sambil belajar yang ada main sosmed terus
melupakan belajar.”
PK :
“Iya jadi bisa lupa belajar. Lupa sholat juga. Lupa yang lain. bisa lupa mandi
ya? Lalu? Ada pendapat yang lain? mungkin yang belum menyampaikan pendapatnya?”
AK8 :
“Karena di media sosial itu banyak jenis orang jadi kayak gampang terpengaruh
gitu.”
PK :
“Gampang terpengaruh dengan apa itu?”
AK8 :
“Dengan pesan/ hal-hal negatif.”
PK :
“Oh iya ya. Misalnya kalau ada yang nulis-nulis yang buruk juga bisa bikin kita
baper ya? Oke.. ada pendapat yang lain? sudah?”
AK :
“Sudah.”
PK :
“Ya jadi dampak dari penggunanan jejaring sosial itu benar apa yang tadi
dikemukakan adik-adik kita jadi menyendiri, lebih lupa waktu trus anti sosial
tidak berani untuk berbicara langsung terbuka seperti itu. Lalu bagaimana
caranya supaya kita lebih bijak dalam penggunaan sosial media?”
AK4 :
“Sebaiknya kita gunakan sosial media hanya untuk hal yang penting bisa untuk
menulis informasi atau ilmu yang penting yang bijak agar lebih bermanfaat.”
PK :
“Iya bagus sekali.”
AK1 :
“Digunakan untuk hal yang perlu saja jika tidak terlalu perlu jangan
digunakan.”
PK :
“Jangan suka ngespam ya?”
AK1 :
“Iyaa..”
AK7 :
“Kalo bisa kurangi pemakaiannya buat biar engga ngabisin pulsa gitu lah, jadi
kita lakukan kegiatan yang lain lah yang lebih bermanfaat.”
PK :
“Oh iya bagus. Yang belum menyampaikan pendapat? Gapapa ga usah malu-malu. Ayo
dong. Hmm? Sudah? Jadi mungkin beberapa cara supaya kita lebih bijak untuk
menggunakan sosial media dengan penggunaannya itu dengan seperlunya aja tidak
perlu menggunakan secara terus-terusan setiap hari. kita juga hanya memposting
yang dirasa itu bermanfaat bagi orang lain. Jangan juga menulis hal-hal yang
negatif karena disitu juga berpengaruh negatif terhadap orang lain. kayaknya
sudah pada jenuh ya? Sudah jenuh? Kakak ada permainan ice breaking nih..
namanya ini tepuk bim bam..”
(Ice Breaking)
PK :
“Sudah kita lanjut lagi ya. Yang terakhir nih kakak minta masing-masing dari
kalian menyebutkan komitmen apa agar kita dapat memaksimalkan penggunaan sosial
media? Agar kita itu lebih bijak lagi dalam pengunaan sosial media.”
AK4 :
“Menggunakan seperlunya terus digunakan bermanfaat juga.”
AK8 :
“Menggunakannya hanya hal-hal yang bersifat positif dan jangan semaunya kalau
ada waktu luang aja.”
AK1 :
“Digunakan ada manfaatnya. Biar ada ilmu pengetahuan yang kita dapatkan. Ada
tambahan ga cuma dari buku pelajaran tapi dari sosmed juga bisa.”
AK7 :
“Selain jangan sering-sering, kita itu menggunakan sosmed untuk hal yang
bermanfaat aja. Misal ngasih ilmu pengetahuan apa atau ngasih masukan yang lain
jangan nyepam-nyepam atau malah ngeledekin yang lain soalnya kita juga gamau
kan kalo diledekin.”
AK3 :
“Lebih menyibukkan diri aja dengan hal-hal yang bermanfaat.”
4.
Tahap Pengakhiran.
PK :
“Karena kegiatan bimbingan kelompok pada hari ini akan segera berakhir, kakak
ingin menanyakan bagaimana pesan kesan kalian selama kalian mengikuti kegiatan
bimbingan kelompok? 2 orang saja atau 3 orang?”
AK2 :
“Iya di bimbingan kelompok ini kita dapat informasi dan ilmu yang lebih banyak,
lebih luas terus bisa mengeluarkan pendapat.”
AK3 :
“Lebih mengetahui lagi dampak negatif dari internet terus kita juga sudah
mempelajari cara bijak menggunakan internet.”
AK7 :
“Kalo ikut bimbingan ini ya seru sih karena selain kita dapat informasi yang
penting kita dapat saling mengeluarkan pendapat dan tadi seru juga (ice breaking)
jadi ga bosen-bosen banget.”
PK :
“Iya terima kasih. Jadi gimana nih selanjutnya apakah akan dilaksanakan lagi
kegiatannya?
AK :
(Menganggukan kepala) iya.
PK :
Iya ya? Nanti kita akan cari waktu lain untuk melanjutkan kegiatan bimbingan
kelompok dengan topik-topik lain yang lebih asik gitu. Nah karena tadi dibuka
dengan do’a langkah baiknya kita tutup juga dengan do’a. Kita berdoa kepada
Allah SWT ucapkan terima kasih karena alhamdulillah pada hari ini kita telah
mendapatkan informasi & pemahaman baru. Berdoa mulai… Selesai.. iya saya akhiri.
Wassalamu’alaikum, wr.wb”
AK :
“(serempak) Waalaikumsalam wr,wb.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar