Selasa, 29 Maret 2016

Laporan Bimbingan Kelompok

LAPORAN BIMBINGAN KELOMPOK

DOSEN: Eka Heriyani M.Pd, Kons









Disusun Oleh :

DYAH EKO SUSILOWATI
1301015040










PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA
JAKARTA
2015



  1. RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN  KONSELING

1.      Sekolah                                   : MTSN 06 JAKARTA TIMUR
2.      Kelas/semester                       : IX/Ganjil
3.      Tahun Ajaran                        : 2015/2016
4.      Alokasi Waktu                       : 1x45 menit
5.      SKKPD                                  : Landasan perilaku etis
6.      Nilai Karakter                       : Rasa Ingin Tahu, Bersahabat/Komunikatif, Gemar Membaca, Peduli                                                     Sosial, Kreatif dan Toleransi
7.      Topik/ Judul Layanan          : Jejaring Sosial*)
8.      Bidang Bimbingan                : Sosial
9.      Format Layanan                   : Kelompok
10.  Jenis Layanan                       : Layanan Bimbingan Kelompok
11.  Fungsi Layanan                    : Pemahaman, Pencegahan, dan Pengembangan.
12.  Metode                                   : Diskusi kelompok.
13.  Tujuan Umum                       : Siswa/ Anggota kelompok dapat memahami Jejaring Sosial melalui                                                       penyampaian gagasan dalam kedinamisan kelompok.
14.  Tujuan Khusus                      : Siswa mampu memanfaatkan Jejaring Sosial secara bijak agar                                                               terhindar dari perilaku-perilaku negatif.
15.  Alat/ Media                            : Dinamika kelompok
16.  Kegiatan Layanan                :

Tahap
Kegiatan
Strategi/ Teknik
Waktu
1. Pembentukan
1. Pimpinan Kelompok (PK) memberikan salam kepada siswa.
2. PK menyapa dan membentuk rapport dengan peserta didik.
3.     PK mengucapkan terimakasih atas kesedian mengikuti Bimbingan Kelompok (BKp).
4.     PK memimpin untuk berdoa.
5. PK mengeksplorasi pemahaman anggota kelompok tentang BKp.
6. PK menjelaskan tentang aturan selama BKp.
7.    PK membimbing kelompok untuk saling memperkenalkan diri.
8.  PK memperkuat keterikatan dan komitmen kelompok dengan gaming (Game terlampir).
Eksplorasi, game, diskusi.
5  Menit
2. Peralihan
1. PK menjelaskan tentang pengambilan topik (Tugas/ Bebas).
2. PK mencoba mengeksplorasi tentang pemahaman awal kelompok tentang jejaring sosial.
3.      PK mencoba mengajak kelompok memaparkan manfaat yang mungkin diambil dari jejaring sosial dikalangan pelajar (urgensi pembahasan).
Eksplorasi, diskusi, dinamika kelompok.
5 menit.
3. Kegiatan.
1. PK mengeksplorasi secara mendalam tentang jejaring sosial.
2. PK menggali pengetahuan kelompok tentang apa itu jejaring sosial.
3.    PK mengksplorasi tentang macam-macam jejaring sosial.
4. PK mengeksplorasi kelompok tentang dampak positif dari jejaring sosial.
5. PK mengeksplorasi kelompok tentang dampak negatif dari jejaring sosial.
6. PK mengeksplorasi kelompok tentang cara penggunaan jejaring Sosial secara bijak.
Eksplorasi, diskusi, dinamika kelompok.
25 Menit.


 
4. Penyimpulan.
1. PK mengajak kelompok untuk menyimpulkan topik yang sudah dibahas.
2. PK menguatkan kelompok untuk mampu berkomitmen menggunakan jejaring sosial secara bijak (Reinforcement).
3. PK memberi kesempatan kelompok untuk menyampaikan manfaat pembahasan topik dan manfaat mengikuti BKp.
Eksplorasi, diskusi, ikhtisar, dinamika kelompok.
5 menit.
5. Pengakhiran
1. PK mengucapkan terima kasih karena konseli telah aktif dalam mengikuti kegiatan.
2. PK mengajak kelompok untuk merencanakan BKp selanjutnya.
3.    PK menutup dengan salam hangat perpisahan.
Penguatan, dan penerimaan.
5        Menit.

17.  Sumber:  
18.  Rencana Penilaian/Evaluasi:
1.     Penilaian Proses   : dilaksanakan pada saat pemberian layanan berlangsung dengan cara mengamati keaktifan, kesungguhan dan keantusiasan siswa dalam menerima layanan yang diberikan.
2.         Penilaian Hasil     : dilaksanakan setelah kegiatan pemberian layanan selesai dilaksanakan dengan cara :
a.    Laiseg      : memberikan format laiseg yang harus diisi oleh siswa tentang pemahaman                   layanan yang sudah diberikan (langsung setelah memberikan layanan).
b.  Laijapen   : mengevaluasi sejauh mana siswa dapat mengaplikasikan (setelah   siswa                      melaksanakan layanan).
c.    Laijapang : mengevaluasi sejauh mana siswa benar-benar konsisten dalam                                     melaksanakan layanan bimbingan (jangka panjang).
19.  Tindak Lanjut         : apabila peserta didik belum mencapai tujuan secara optimal/gagal dalam mengatasi masalah/ maka konselor akan mengadakan konseling individu lanjutan.
20.  Keterkaitan Layanan dengan Jenis Layanan / Kegiatan Pendukung : -
21.  Catatan Khusus                       : -



                                                                        Jakarta, 13 Desember 2015
Mengetahui,                                                                                           
Dosen Pembimbing                                                                                                          Mahasiswa BK




Eka Heriyani M.Pd, Kons                                                                                      Dyah Eko Susilowati
                                                           





Catatan :
*) Materi / topik pembahasan dilampirkan terlampir.
  1. PENGERTIAN JEJARING SOSIAL
Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang dijalin dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman dll.
Analisis jaringan jejaring sosial memandang hubungan sosial sebagai simpul dan ikatan. Simpul adalah aktor individu di dalam jaringan, sedangkan ikatan adalah hubungan antar aktor tersebut. Bisa terdapat banyak jenis ikatan antar simpul. Penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan jejaring sosial beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga negara, dan memegang peranan penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya.
Dalam bentuk yang paling sederhana, suatu jaringan jejaring sosial adalah peta semua ikatan yang relevan antar simpul yang dikaji. Jaringan tersebut dapat pula digunakan untuk menentukan modal sosial aktor individu. Konsep ini sering digambarkan dalam diagram jaringan sosial yang mewujudkan simpul sebagai titik dan ikatan sebagai garis penghubungnya.

  1. MACAM-MACAM JEJARING SOSIAL
Macam-macam jejaring sosial diantaranya:
    1. Facebook
    1. Twitter
    1. Google+
    1. Instagram
    1. Tumblr
    1. Pinterest
    1. Path
    1. Myspace
    1. Wechat
    1. Line

  1. MANFAAT JEJARING SOSIAL
o   Dapat memiliki banyak teman.
o   Bertemu teman lama.
o   Berbagi Informasi.
o   Tempat curhat (galau).
o   Menyalurkan hobi menulis.
o   Sarana promosi.
o   Menghindari Stress

  1. DAMPAK JEJARING SOSIAL
o   Tidak peduli dengan sekitarnya.
o   Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan.
o   Menghamburkan uang dan pulsa.
o   Menganggu kesehatan mata.
o   Berkurangnya waktu belajar.
o   Kurangnya perhatian untuk keluarga.
o   Tersebarnya data pribadi.
o   Mudah menemukan hal pornografi.
o   Rawan terjadinya perselisihan ataupun kesalah pahaman (menyindir).
o   Sering terjadinya penipuan.
o   Lupa beribadah.

  1. UPAYA MEMANFAATKAN JEJARING SOSIAL SECARA BIJAK
o   Harus pandai mengatur waktu, kapan waktu belajar dan kapan waktu bersenang-senang.
o   Menghargai orang lain, jangan menyindir atau menjelekkan orang lain di jejaring sosial.
o   Harus mengetahui fungsi jejaring sosial yang digunakan.
o   Membatasi membuka jejaring sosial sebisa mungkin.

Ice Breaking:
Tepuk Bim Bam

Cara Permainan: Jika PK mengatakan bim maka AK tepuk tangan satu kali. Jika PK mengatakan bam maka AK petik jari. Jika PK mengatakan pitty maka AK menepuk paha satu kali. Dilakukan dengan irama dan gerakan cepat.



  1. LAPORAN KEGIATAN BIMBINGAN KELOMPOK
1.      Tempat pelaksanaan                      : MTSN 06 JAKARTA TIMUR
2.      Hari/tanggal pelaksanaan              : Senin, 14 Desember 2015
3.      Pukul/waktu                                  : 11.15- selesai.
4.      Jumlah anggota kelompok
8 AK, terdiri dari                          :
1.      SES
2.      ODP
3.      DAH
4.      SI
5.      FNA
6.      NB
7.      IMN
8.      DLZ
5.      Pimpinan kelompok                      : Dyah Eko Susilowati
6.    Latar belakang pemilihan AK       : PK memilih AK didasarkan pada rekomendasi dari guru BK. Sebelum memulai kegiatan bimbingan kelompok, PK mengkomunikasikan dengan guru BK mengenai topik yang akan dibahas dalam kegiatan bimbingan kelompok yang akan dilaksanakan. Dari topik tersebut maka guru BK menetapkan 8 AK yang sesuai untuk membahas topik tersebut.
7.      Tahap pelaksanaan.
1.      Tahap pembentukan.
a.       Menerima secara terbuka dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kesediaan anggota kelompok melaksanakan kegiatan.
b.      Berdo’a.
c.       PK menjelaskan pengertian bimbingan kelompok.
d.      PK menjelaskan tujuan bimbingan kelompok.
e.       PK menjelaskan cara pelaksanaan dalam bimbingan kelompok.
f.       PK menjelaskan asas-asas bimbingan kelompok.
g.      Perkenalan antara anggota kelompok dengan menyebut nama, dimulai dari PK dan dilanjutkan oleh anggota kelompok.
h.      Untuk mengakrabkan antara anggota kelompok dilakukan permainan/rangkaian nama.
2.      Tahap peralihan.
a.       Menjelaskan kembali dengan ringkas cara pelaksanaan kegiatan serta menekankan asas-asas dalam pelaksanaan bimbingan kelompok.
b.      Melaksanakan tanya jawab untuk memastikan kesiapan anggota kelompok untuk menjalani kegiatan pada tahap selanjutnya (tahap ke tiga).
c.       Mengenali suasana hati dan pikiran masing-masing anggota kelompok untuk mengetahui kesiapan mereka memasuki tahap ke tiga.
d.      Memberikan contoh topik bahasan yang dikemukakan dan dibahas dalam kelompok.
3.      Tahap kegiatan.
a.       PK menjelaskan pentingnya topik tersebut untuk dibahas dalam kelompok.
b.      Tanya jawab tentang topik yang dikemukakan PK.
c.       PK mengaktualisasikan topik ini sesuai dengan keadaan sekarang.
d.      Selingan (ice breaking).
e.       Membahas topik secara tuntas.
f.       Menegaskan komitmen para anggota (apa yang dilakukan berkenaan dengan topik yang telah dibahas).
4.      Tahap pengakhiran.
a.       Anggota kelompok mengemukakan pesan, kesan, dan menilai kemajuan yang dicapai masing-masing.
b.      Pembahasan kegiatan lanjutan.
c.       Berdo’a.
d.      Perpisahan.
8.      Topik bahasannya                         : Jejaring Sosial
9.      Suasana kegiatan                           : suasana kegiatan kondusif, tetapi sedikit sulit untuk membuat AK seluruhnya aktif dalam mengemukakan pendapat.


10.  Kesan dan pesan yang didapatkan
1.      AK (ODP)                              : Iya di bimbingan kelompok ini kita dapat informasi dan ilmu yang lebih banyak, lebih luas terus bisa mengeluarkan pendapat.
2.    AK (DAH)                             : Lebih mengetahui lagi dampak negatif dari internet terus kita juga sudah mempelajari cara bijak menggunakan internet.
3.   AK (IMN)                           : Kalo ikut bimbingan ini ya seru sih karena selain kita dapat informasi yang penting kita dapat saling mengeluarkan pendapat dan tadi seru juga (ice breaking) jadi ga bosen-bosen banget.
11.  Tindak lanjut                                 : Berdasarkan kesan positif yang telah dikemukakan AK maka layanan Bimbingan Kelompok ini akan ditetapkan menjadi agenda rutin setiap 2 minggu sekali dengan topik yang berbeda dan lebih menarik.
12.  Catatan Khusus                             : -


Jakarta, 29 Desember 2015
Mahasiswa



    Dyah Eko Susilowati





  1. DIALOG KEGIATAN BIMBINGAN KELOMPOK
1.      Tahap Pembentukan.
PK                         : “Assalamu’alaikum wr,wb.”
AK                         : “(Serempak) Waalaikumsalam wr,wb.”
PK                         : “Iya sebelumnya kakak mengucapkan terima kasih karena kalian telah bersedia untuk mengikuti kegiatan Bimbingan Kelompok pada pagi hari ini. Nah sebelumnya agar kegiatan Bimbingan Kelompok ini dapat berjalan dengan lancar dan agar kita dapat memperoleh manfaat. Maka alangkah baiknya kita berdo’a dulu. Berdo’a mulai… selesai. Iya sebelumnya adik-adik apakah sudah ada yang pernah mengikuti kegiatan Bimbingan Kelompok?”
AK                        : “Belum..”
PK                : “Belum ya? Iya kakak jelaskan terlebih dahulu ya? Jadi Bimbingan Kelompok adalah salah satu layanan dari Bimbingan dan Konseling yang diberikan kepada sejumlah orang/sekelompok orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok yang tujuannya untuk memperoleh pemahaman baru dan informasi dari berbagai macam aspek kehidupan. Nah tujuan dari diadakannya Bimbingan Kelompok ini yang pertama, untuk memperoleh informasi dan pemahaman baru. Yang kedua, untuk meningkatkan potensi adik-adik sekalian. Jadi disini adik-adik bisa meningkatkan potensinya dengan berani berbicara di muka umum. Lalu disini nanti dalam proses pelaksanaannya adik-adik secara sukarela menyampaikan pendapatnya mengenai topik yang dibahas nanti. Lalu tidak perlu dibujuk terlebih dahulu. Secara terbuka menyampaikan pendapatnya, menyampaikan pengalamannya, apa yang dirasakan, apa yang difikirkan nah dan jika nanti di pertengahan diskusi kita dapatkan ada cerita pribadi atau permasalahan pribadi maka kita harus merahasiakannya dan tidak dibocorkan kepada pihak lain. nah cara pelaksanaannya seperti ini ya. Jadi letter u dengan tujuan jika salah satu dari adik-adik menyampaikan pendapatnya maka akan dapat langsung direspon oleh yang lain. Oh iya kita belum berkenalan terlebih dahulu ya? Untuk memperkenalkan diri agar lebih akrab alangkah baiknya kita memperkenalkan diri terlebih dahulu. Caranya yaitu nanti adik-adik sebutkan nama dan hobinya. Dimulai dari saya. Nama kakak Dyah Eko Susilowati, hobinya membaca. Iya silahkan yang lain.”
AK1                      : “Nama saya SES hobi saya menulis.”
AK2                      : “Nama saya ODP hobi saya menyanyi.”
AK3                      : “Nama saya DAH hobi saya menggambar.”
AK4                      : “Nama saya SI hobi saya memasak.”
AK5                      : “Nama saya FNA hobi saya bermain.”
AK6                      : “Nama saya NB hobi saya menyanyi.”
AK7                      : “Nama saya IMN hobi saya berteater dan menari.”
AK8                      : “Nama saya DLZ hobi saya ngeboy.”
PK             : “Nah kita sudah saling mengenal satu sama lain tapi untuk lebih mengakrabkan diri kakak punya permainan nih. Yaitu permainan rangkaian nama. Contoh dari permainan rangkaian nama itu S menyebutkan nama terlebih dahulu lalu O. Nah nanti S ngomong S. O bilang S baru O. Lalu selanjutnya seperti itu. bisa? Mengerti? Dimulai dari sebelah sini.”
AK8                      : “D.”
AK7                      : “D, I.”
AK6                      : “D, I, W.”
AK5                      : “D, I, W, F.”
AK4                      : “D, I, W, F, S.”
AK3                      : “D, I, W, F, S, F.”
AK2                      : “D, I, W, F, S, F, O.”
AK1                      : “D, I, W, F, S, F, O, S.”

2.      Tahap Peralihan.
PK                   : “Ya kita sudah saling mengenal ya. Sudah saling berkenalan kan. Sebelum kakak masuk ke tahap selanjutnya, kakak tegaskan lagi asasnya yaitu nanti di diskusinya kalian tidak perlu ditunjuk terlebih dahulu menyampaikan pendapatnya secara sukarela lalu secara terbuka menyampaikan perasaan dan apa yang difikirkan terkait topik yang dibahas lalu nanti jika terdapat permasalahan pribadi maka kita harus merahasiakannya dan tidak disebarkan kepada pihak lain. nah nanti saat pelaksanaannya sebelum adik-adik menyampaikan pendapat harus mengacungkan tangan terlebih dahulu supaya kita kondusif ya.. apakah sudah siap untuk mengikuti tahap selanjutnya?”
AK                        : “Siap”
PK                      : “Bimbingan Kelompok ini yang dibahas itu merupakan topik-topik yang sifatnya umum seperti bullying, merokok atau seks bebas yang seperti itu.

3.      Tahap Kegiatan.
PK                     : Nah tapi kali ini kakak sudah menyiapkan topik yang akan kita bahas yaitu tentang jejaring sosial/sosial media. Kenapa kakak mengangkat tema ini karena jaman sekarang kita melihat ya banyak anak-anak muda yang menyalahgunakan pemakaian jejaring sosial. Jejaring sosial sekarang lebih dimanfaatkan untuk membully atau menyindir itu merupakan tindakan yang tidak baik maka kakak berinisiatif untuk mengambil tema ini. Nah sebelumnya kakak mau nanya dulu nih. Apa sih pengetahuan kalian tentang jejaring sosial atau sosial media itu? pengertiannya? Ayo gapapa ga usah malu-malu.”
AK1                      : “Untuk berkomunikasi dengan orang lain.”
AK2                      : “Untuk mencari materi-materi mata pelajaran.”
PK                         : “Yang lain? jejaring sosial apa pengertiannya?”
AK7                      : “Untuk mencari informasi dan saling berkomunikasi.”
PK                         : “Sudah? Jejaring Sosial adalah sebuah media yang digunakan untuk alat berkomunikasi dengan menggunakan internet. Lalu macam-macam jejaring sosial yang adik-adik ketahui?”
AK4                      : “Line, chat, bbm, watsapp.”
PK                         : “Iya bagus sekali. Lalu yang lain? masing-masing dari kalian punya jejaring sosial apa?”
AK1                      : “Sudah disebutin.”
PK                         : “Gapapa .. ayo..”
AK1                      : “Facebook, twitter, instagram, bbm, line.”
PK                         : “Nah jadi macam-macam Jejaring Sosial itu ada facebook, line, bbm, twitter, tumblr, blog, dan macam-macam lagi. Path juga ya. Apa sih manfaat dari kita menggunakan Jejaring Sosial?”
PK                         : “(AK1 menunjuk tangan) iya S?”
AK1                      : “Untuk berkomunikasi dengan orang lain, untuk mendapatkan info yang ada di luar sana.”
PK                         : “Iya untuk memperoleh informasi.”
AK4                      : “Kalo manfaat yang baik itu kita bisa mencari ilmu pengetahuan terus bisa juga cari-cari usaha.”
PK                         : “Oh bagus. Jadi jejaring sosial itu bisa untuk belajar dan untuk jualan ya? Olshop?”
PK                         : “Lalu yang lain?”
AK8                      : “Ada beberapa aplikasi yang mempermudah kita untuk mendapatkan informasi dan ilmu baru.”
PK                         : “Hmm. Seperti blog gitu ya?”
AK8                      : “Iya.”
PK                       : “Bagus sekali. Mungkin yang belum menyampaikan pendapatnya? Apa tidak ada yang menambahkan? Sudah? Iya jadi manfaat dari jejaring sosial/sosial media adalah untuk memperoleh informasi lalu juga untuk berdagang berjualan disana. Lalu juga untuk mengekspresikan diri kan kita bisa mengekspresikan diri lewat instagram misalnya dengan memasukkan foto. Trus banyak yaa manfaat-manfaat yang lain. lalu selain manfaat yang kita dapatkan. Dampak dari penggunaan sosial media?”
AK3                      : “Jadi lebih jauh dari saudara bisa juga karena aplikasi yang digunain.”
PK                         : “He’em bagus sekali jadi lebih bersifat menyendiri gitu ya?”
AK7                      : “Jejaring sosial itu membuat kita jadi menarik iri, tidak percaya diri, tidak berani ngomong cas cis cus langsung berani nya cuma di medsos.”
PK                         : “Oh iya jadi jejaring sosial membuat kita lebih nyaman dengan media elektronik dari pada berkomunikasi langsung.”
AK7                      : “Kayak anti sosial gitu.”
PK                         : “Iya anti sosial.”
AK                 : “Menganggu belajar, bermain sosmed sambil belajar yang ada main sosmed terus melupakan belajar.”
PK                         : “Iya jadi bisa lupa belajar. Lupa sholat juga. Lupa yang lain. bisa lupa mandi ya? Lalu? Ada pendapat yang lain? mungkin yang belum menyampaikan pendapatnya?”
AK8                 : “Karena di media sosial itu banyak jenis orang jadi kayak gampang terpengaruh gitu.”
PK                         : “Gampang terpengaruh dengan apa itu?”
AK8                      : “Dengan pesan/ hal-hal negatif.”
PK                         : “Oh iya ya. Misalnya kalau ada yang nulis-nulis yang buruk juga bisa bikin kita baper ya? Oke.. ada pendapat yang lain? sudah?”
AK                        : “Sudah.”
PK                      : “Ya jadi dampak dari penggunanan jejaring sosial itu benar apa yang tadi dikemukakan adik-adik kita jadi menyendiri, lebih lupa waktu trus anti sosial tidak berani untuk berbicara langsung terbuka seperti itu. Lalu bagaimana caranya supaya kita lebih bijak dalam penggunaan sosial media?”
AK4                   : “Sebaiknya kita gunakan sosial media hanya untuk hal yang penting bisa untuk menulis informasi atau ilmu yang penting yang bijak agar lebih bermanfaat.”
PK                         : “Iya bagus sekali.”
AK1                 : “Digunakan untuk hal yang perlu saja jika tidak terlalu perlu jangan digunakan.”
PK                         : “Jangan suka ngespam ya?”
AK1                      : “Iyaa..”
AK7                      : “Kalo bisa kurangi pemakaiannya buat biar engga ngabisin pulsa gitu lah, jadi kita lakukan kegiatan yang lain lah yang lebih bermanfaat.”
PK                        : “Oh iya bagus. Yang belum menyampaikan pendapat? Gapapa ga usah malu-malu. Ayo dong. Hmm? Sudah? Jadi mungkin beberapa cara supaya kita lebih bijak untuk menggunakan sosial media dengan penggunaannya itu dengan seperlunya aja tidak perlu menggunakan secara terus-terusan setiap hari. kita juga hanya memposting yang dirasa itu bermanfaat bagi orang lain. Jangan juga menulis hal-hal yang negatif karena disitu juga berpengaruh negatif terhadap orang lain. kayaknya sudah pada jenuh ya? Sudah jenuh? Kakak ada permainan ice breaking nih.. namanya ini tepuk bim bam..”
(Ice Breaking)
PK                      : “Sudah kita lanjut lagi ya. Yang terakhir nih kakak minta masing-masing dari kalian menyebutkan komitmen apa agar kita dapat memaksimalkan penggunaan sosial media? Agar kita itu lebih bijak lagi dalam pengunaan sosial media.”
AK4                      : “Menggunakan seperlunya terus digunakan bermanfaat juga.”
AK8              : “Menggunakannya hanya hal-hal yang bersifat positif dan jangan semaunya kalau ada waktu luang aja.”
AK1             : “Digunakan ada manfaatnya. Biar ada ilmu pengetahuan yang kita dapatkan. Ada tambahan ga cuma dari buku pelajaran tapi dari sosmed juga bisa.”
AK7                      : “Selain jangan sering-sering, kita itu menggunakan sosmed untuk hal yang bermanfaat aja. Misal ngasih ilmu pengetahuan apa atau ngasih masukan yang lain jangan nyepam-nyepam atau malah ngeledekin yang lain soalnya kita juga gamau kan kalo diledekin.”
AK3                      : “Lebih menyibukkan diri aja dengan hal-hal yang bermanfaat.”

4.      Tahap Pengakhiran.
PK                    : “Karena kegiatan bimbingan kelompok pada hari ini akan segera berakhir, kakak ingin menanyakan bagaimana pesan kesan kalian selama kalian mengikuti kegiatan bimbingan kelompok? 2 orang saja atau 3 orang?”
AK2                   : “Iya di bimbingan kelompok ini kita dapat informasi dan ilmu yang lebih banyak, lebih luas terus bisa mengeluarkan pendapat.”
AK3                  : “Lebih mengetahui lagi dampak negatif dari internet terus kita juga sudah mempelajari cara bijak menggunakan internet.”
AK7                      : “Kalo ikut bimbingan ini ya seru sih karena selain kita dapat informasi yang penting kita dapat saling mengeluarkan pendapat dan tadi seru juga (ice breaking) jadi ga bosen-bosen banget.”
PK                      : “Iya terima kasih. Jadi gimana nih selanjutnya apakah akan dilaksanakan lagi kegiatannya?
AK                        : (Menganggukan kepala) iya.
PK                : Iya ya? Nanti kita akan cari waktu lain untuk melanjutkan kegiatan bimbingan kelompok dengan topik-topik lain yang lebih asik gitu. Nah karena tadi dibuka dengan do’a langkah baiknya kita tutup juga dengan do’a. Kita berdoa kepada Allah SWT ucapkan terima kasih karena alhamdulillah pada hari ini kita telah mendapatkan informasi & pemahaman baru. Berdoa mulai… Selesai.. iya saya akhiri. Wassalamu’alaikum, wr.wb”
AK                        : “(serempak) Waalaikumsalam wr,wb.”














Tidak ada komentar:

Posting Komentar